Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Paragliding di Gunung Payung Bali, Sensasi Terbang Menawan dengan Keamanan Terjamin

Paragliding di Gunung Payung Bali, Sensasi Terbang Menawan dengan Keamanan Terjamin


Buletindewata.id, Badung - Gunung Payung Paragliding di Bali telah menjadi salah satu destinasi unggulan bagi para pecinta olahraga udara yang mencari pengalaman ekstrem namun menyenangkan. Terletak di area perbukitan indah dekat Pantai Pandawa, tempat ini menawarkan panorama laut biru dan angin tropis yang menggoda adrenalin wisatawan dari seluruh dunia.

Namun, keindahan alam bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian utama. Dalam beberapa waktu terakhir, manajemen Gunung Payung dan para penyedia layanan paragliding semakin memperketat protokol keamanan menyusul insiden tragis yang melibatkan seorang wisatawan asal Korea Selatan.

Fokus pada Keselamatan dan Cuaca Ekstrem

Cuaca tropis Bali yang cenderung berubah-ubah memerlukan perhatian khusus, terutama dalam aktivitas udara seperti paragliding. Angin yang tak menentu dan potensi cuaca ekstrem menjadi faktor krusial yang dapat mengancam keselamatan penerbangan. Oleh karena itu, pengelola Gunung Payung mengedepankan peringatan cuaca dan pengawasan profesional agar wisatawan dapat menikmati sensasi terbang dengan aman.

“Sekarang, sebelum melakukan penerbangan, kami selalu melakukan pengecekan kondisi cuaca terkini. Terbang saat cuaca tidak stabil sangat berisiko, dan kami tidak akan mengizinkan hal itu terjadi demi keselamatan semua pihak,” ujar Ni Luh Hepi Wiradani, Direktur Utama BUMDA Kutuh.


Paragliding di Gunung Payung Bali, Sensasi Terbang Menawan dengan Keamanan Terjamin


Aturan Tak Boleh Terbang Solo

Salah satu kebijakan paling penting yang telah diterapkan adalah larangan keras bagi wisatawan untuk melakukan terbang solo, bahkan jika mereka telah memiliki sertifikasi atau izin terbang dari luar negeri. Semua wisatawan wajib didampingi oleh instruktur lokal atau melakukan tandem flight bersama pilot profesional yang telah bersertifikat.

“Kami sudah menetapkan bahwa semua wisatawan yang terbang di Gunung Payung Paragliding harus bersama instruktur. Bahkan pilot asing yang bersertifikat tetap diwajibkan tandem. Tidak boleh ada pengecualian,” tegas Hepi.

Kebijakan ini bukan hanya bertujuan untuk menjaga keselamatan, tetapi juga untuk membina interaksi yang lebih dekat antara wisatawan dan pilot lokal, memperkuat rasa percaya, dan menciptakan pengalaman terbang yang menyenangkan.

Asuransi Keselamatan sebagai Proteksi Wisatawan

Menjawab tantangan dan risiko yang ada, Gunung Payung Paragliding kini telah menyertakan asuransi keselamatan dalam setiap aktivitas terbang. Semua peserta yang melakukan paragliding akan otomatis mendapatkan perlindungan asuransi—suatu langkah proaktif yang menunjukkan komitmen pengelola terhadap standar pariwisata yang bertanggung jawab.

“Kalau terbang bersama kami, itu sudah termasuk asuransi. Jadi kalau terjadi sesuatu yang tak diinginkan, wisatawan punya jaminan perlindungan,” ujar Hepi.

Kebijakan ini memberikan rasa aman tambahan bagi wisatawan, khususnya mereka yang baru pertama kali mencoba olahraga udara yang mendebarkan ini.

Pariwisata Tetap Bergairah dengan Standar Keamanan Tinggi

Meskipun fokus pada keselamatan ditingkatkan, pengelola Gunung Payung tetap optimis bahwa minat wisatawan terhadap aktivitas paragliding akan terus meningkat. Justru, penerapan protokol keamanan ketat menjadi nilai tambah dalam industri wisata petualangan.

“Saat ini jumlah kunjungan harian untuk terbang di Gunung Payung mencapai 90 hingga 125 orang. Mayoritas dari mereka adalah wisatawan asal Tiongkok,” ungkap Hepi.

Dengan target harian mencapai 100 pengunjung dan potensi mencapai 5.000 pengunjung di kawasan Pantai Pandawa, aktivitas paragliding menjadi daya tarik utama yang menyokong perekonomian lokal. Tak hanya mendatangkan wisatawan, kegiatan ini juga memberdayakan masyarakat sekitar melalui lapangan kerja, pelatihan pilot tandem, dan bisnis pendukung seperti kuliner dan souvenir.

Gunung Payung: Pesona Alam dan Petualangan yang Berpadu

Berbicara tentang Gunung Payung, tempat ini bukan hanya soal paragliding. Para wisatawan juga bisa menikmati keindahan alam yang memukau, trekking ringan, spot foto yang Instagramable, serta keramahtamahan masyarakat Kutuh yang membuat setiap kunjungan terasa istimewa.

Selain itu, lokasi ini telah mengantongi izin resmi dari pemerintah dan berada di bawah pengawasan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) serta dukungan dari kepolisian setempat. Hal ini membuktikan bahwa aktivitas di Gunung Payung tidak hanya populer, tetapi juga legal dan aman.

Dengan komitmen terhadap keselamatan, profesionalisme, dan keramahan layanan, Gunung Payung Paragliding menjadi contoh nyata bagaimana wisata petualangan bisa berkembang tanpa mengorbankan keamanan. Dengan dukungan regulasi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat lokal, dan pelaku wisata, Bali terus meneguhkan dirinya sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia. (blt)

Posting Komentar untuk "Paragliding di Gunung Payung Bali, Sensasi Terbang Menawan dengan Keamanan Terjamin"