Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

I Made Dirga Terpilih sebagai Ketua PPTI Cabang Tabanan 2026–2030, Tegaskan Komitmen Eliminasi TBC

I Made Dirga Terpilih sebagai Ketua PPTI Cabang Tabanan 2026–2030, Tegaskan Komitmen Eliminasi TBC


Buletimdewata.id, Tabanan - Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, resmi terpilih sebagai Ketua Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kabupaten Tabanan untuk masa bhakti 2026–2030. Penetapan ini dilakukan secara aklamasi dalam Rapat Anggota Pengurus Cabang PPTI Tabanan yang berlangsung di Ruang Rapat Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan.

Rapat anggota yang dihadiri oleh seluruh pengurus anak cabang PPTI se-Kabupaten Tabanan ini juga menetapkan kembali I Nyoman Wirna Ariwangsa sebagai Ketua Dewan Pengawas PPTI Cabang Tabanan untuk periode yang akan datang. Forum ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya serta menyusun arah strategis organisasi ke depan.

Ketua Panitia, I Gusti Ngurah Agus Anita Hambarsika, menyampaikan bahwa rapat anggota merupakan forum tertinggi dalam struktur organisasi PPTI. Dalam forum tersebut, disampaikan laporan pertanggungjawaban program kerja dan keuangan Badan Pengurus PPTI Cabang Tabanan masa bhakti 2021–2026. Evaluasi ini menjadi dasar dalam menyusun program kerja yang lebih progresif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dengan terpilihnya I Made Dirga sebagai ketua, pimpinan sidang langsung menunjuknya sebagai ketua formatur untuk menyusun struktur kepengurusan baru. Beberapa nama yang tergabung dalam tim formatur antara lain I Nyoman Wirna Ariwangsa, I Wayan Ariasa, I Gusti Ngurah Agus Anita Hambarsika, dr. Arya Putra Manuaba, I Gusti Made Arya Suyasa, dan I Nyoman Sukayasa.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, I Made Dirga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran PPTI dalam mendukung program pemerintah daerah dan nasional dalam upaya pemberantasan tuberkulosis.

“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah ini. PPTI Cabang Tabanan harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menekan angka kasus TBC. Kita perlu membangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat,” ujar Dirga.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat, deteksi dini, serta pendampingan pasien sebagai strategi utama dalam eliminasi TBC. Menurutnya, penanggulangan TBC tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.

“Upaya eliminasi TBC harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Edukasi yang tepat, deteksi dini yang cepat, serta pendampingan pasien yang konsisten akan menjadi kunci keberhasilan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris PPTI Provinsi Bali, Ida Bagus Pancima, yang membuka rapat secara resmi, menyampaikan harapan agar kepengurusan baru PPTI Cabang Tabanan dapat bekerja lebih progresif dan inovatif. Ia menekankan pentingnya kesinambungan program serta perlunya terobosan-terobosan baru dalam menghadapi tantangan pemberantasan TBC di daerah.

“Kami berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan program yang telah berjalan dengan baik serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PPTI Cabang Tabanan diharapkan semakin solid dan aktif dalam mendukung target eliminasi tuberkulosis nasional pada tahun 2030. Kabupaten Tabanan, sebagai salah satu wilayah dengan komitmen tinggi terhadap kesehatan masyarakat, memiliki potensi besar untuk menjadi contoh dalam penanggulangan TBC berbasis komunitas.

PPTI Cabang Tabanan akan terus memperluas jangkauan program edukasi, memperkuat kemitraan dengan fasilitas kesehatan, serta mengembangkan sistem pelaporan dan pemantauan kasus yang lebih responsif. Pelibatan tokoh masyarakat, pemuda, dan organisasi lokal juga akan menjadi bagian dari strategi kolaboratif untuk membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya TBC.



Posting Komentar untuk "I Made Dirga Terpilih sebagai Ketua PPTI Cabang Tabanan 2026–2030, Tegaskan Komitmen Eliminasi TBC"