Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BRI Peduli 1.000 Paket Sembako Disalurkan Sambut Hari Raya Nyepi Caka 1948 di Desa Sarimekar, Buleleng

BRI Peduli 1.000 Paket Sembako Disalurkan Sambut Hari Raya Nyepi Caka 1948 di Desa Sarimekar, Buleleng


Buletindewata.id, Buleleng – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948, BRI menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat Desa Sarimekar, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Balai Banjar Desa Sarimekar pada Kamis (12/3) dengan penuh semangat kebersamaan.

Program BRI Peduli TJSL merupakan wujud nyata dari komitmen BRI untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga keuangan tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial. Melalui penyaluran sembako ini, BRI ingin memastikan bahwa masyarakat Desa Sarimekar dapat menyambut Hari Raya Nyepi dengan penuh ketenangan, kebahagiaan, dan rasa syukur.

Hari Raya Nyepi, yang merupakan salah satu hari suci umat Hindu di Bali, memiliki makna mendalam tentang introspeksi diri, menjaga keseimbangan, serta keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat BRI dalam menjalankan usaha yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Acara penyerahan bantuan di Desa Sarimekar turut dihadiri oleh Perbekel Desa Sarimekar, I Ketut Reka Budiarta, beserta perangkat desa, para kepala dusun, warga Desa Sarimekar, serta Insan BRILiaN. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi yang kuat antara BRI dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BRI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung.

“Melalui Program BRI Peduli TJSL, BRI terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di berbagai wilayah. Penyaluran bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat Desa Sarimekar dalam menyambut Hari Raya Nyepi, sekaligus menjadi wujud kepedulian BRI terhadap lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujar Hery Noercahya.

BRI Peduli 1.000 Paket Sembako Disalurkan Sambut Hari Raya Nyepi Caka 1948 di Desa Sarimekar, Buleleng


Ia menambahkan bahwa momentum Hari Raya Nyepi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, serta alam semesta. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat BRI dalam menjalankan kegiatan usaha yang berkelanjutan.

Sementara itu, Perbekel Desa Sarimekar, I Ketut Reka Budiarta, menyampaikan apresiasi atas kepedulian BRI kepada masyarakat Desa Sarimekar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Desa Sarimekar. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi warga kami dalam menyambut Hari Raya Nyepi. Kami berharap sinergi yang baik antara BRI dan masyarakat dapat terus terjalin di masa yang akan datang,” ungkap I Ketut Reka Budiarta.

Program BRI Peduli TJSL bukan hanya tentang penyaluran bantuan, tetapi juga tentang pemberdayaan masyarakat. BRI secara konsisten menjalankan berbagai kegiatan sosial yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan sosial di berbagai daerah di Indonesia. Melalui program ini, BRI berupaya menciptakan dampak jangka panjang yang dapat dirasakan oleh masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi lokal melalui dukungan terhadap UMKM, peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui bantuan pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, penguatan nilai kebersamaan melalui kegiatan sosial yang bertepatan dengan momentum keagamaan dan budaya.  

Dengan pendekatan ini, BRI tidak hanya hadir sebagai bank, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial masyarakat.

Hari Raya Nyepi bukan sekadar hari raya keagamaan, tetapi juga momentum refleksi diri. Umat Hindu menjalankan Catur Brata Penyepian, yaitu empat pantangan: amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Nilai-nilai ini mengajarkan tentang kesederhanaan, pengendalian diri, serta penghormatan terhadap alam.

BRI melihat nilai-nilai tersebut sebagai filosofi yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Dalam menjalankan bisnis, BRI berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara keuntungan perusahaan dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Penyaluran sembako di Desa Sarimekar menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut.

Bantuan 1.000 paket sembako ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat Desa Sarimekar. Paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya, sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang Hari Raya Nyepi.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara warga desa. Dengan adanya dukungan dari BRI, masyarakat merasa lebih diperhatikan dan didukung dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BRI memiliki visi untuk menjadi lembaga keuangan yang berkelanjutan. Melalui program TJSL, BRI berupaya menciptakan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Hal ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif, seperti program pemberdayaan UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha kecil dan menengah, program lingkungan hidup untuk menjaga kelestarian alam dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan program sosial yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.  

Dengan visi ini, BRI berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(blt)

Posting Komentar untuk "BRI Peduli 1.000 Paket Sembako Disalurkan Sambut Hari Raya Nyepi Caka 1948 di Desa Sarimekar, Buleleng"