Kisah Inspiratif Gus Adi, Dari Karyawan Kantoran Jadi Pengusaha Sukses Towing Bali Berkat KUR BRI & BRImo
Buletindewata.id, Denpasar - Tidak semua orang berani meninggalkan zona nyaman pekerjaan kantoran untuk merintis usaha sendiri. Namun, kisah I.B. Adhi Sari Putra atau yang akrab disapa Gus Adi, membuktikan bahwa keberanian mengambil peluang bisa mengubah hidup. Dari seorang karyawan dengan rutinitas “9 to 5”, kini ia menjelma menjadi pengusaha sukses di bidang jasa towing atau derek kendaraan melalui brand 5.30 Towing Derek Bali. Berkat dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI dan pemanfaatan layanan digital BRImo, bisnisnya berkembang pesat hingga memiliki belasan armada yang melayani pelanggan di Bali, Jawa, Sumatera, bahkan Papua.
Sejak lama, Gus Adi memiliki ketertarikan di dunia otomotif, khususnya jual beli mobil. Saat masih bekerja sebagai karyawan, ia sering memajang mobil di depan kantornya dengan tulisan “dijual”. Ternyata, banyak pembeli datang dari luar pulau, sehingga ia kerap menggunakan jasa towing untuk pengiriman kendaraan. Dari pengalaman itu, ia melihat celah bisnis yang jarang digarap: jasa derek kendaraan.
Pada tahun 2018, ketika bisnis jual beli mobilnya menurun, Gus Adi tidak menyerah. Ia merakit satu unit armada towing sendiri dan mulai menawarkan jasa derek. Awalnya, order hanya datang dari teman dan relasi. Namun berkat konsistensi, pasar mulai merespons positif. Permintaan meningkat, terutama untuk pengiriman kendaraan antarpulau dan evakuasi kendaraan bermasalah di jalan.
Menyadari keterbatasan jaringan pertemanan, Gus Adi memanfaatkan media sosial dan website untuk memperluas jangkauan. Strategi ini terbukti efektif. Dari satu unit, kini bisnisnya berkembang menjadi 17 armada pada tahun 2026. Empat armada aktif melayani kebutuhan dalam kota Bali, sementara sisanya menangani pengiriman luar pulau dengan target perjalanan rutin setiap bulan.
Selain mobil dan motor, layanan towing miliknya juga mencakup alat berat hingga mesin industri. Bahkan, dalam momen budaya seperti pengerupukan menjelang Nyepi, armadanya digunakan untuk mengangkut ogoh-ogoh, menunjukkan bahwa bisnisnya tidak hanya komersial tetapi juga berkontribusi pada kegiatan sosial dan budaya.
Pandemi COVID-19 yang melemahkan banyak sektor justru menjadi momentum pertumbuhan bagi Gus Adi. Kebutuhan pengiriman kendaraan meningkat, dan ia memanfaatkannya untuk menambah armada serta memperluas jaringan. Keberanian mengambil risiko di masa sulit menjadi salah satu kunci keberhasilan.
Perjalanan bisnis Gus Adi tidak lepas dari dukungan perbankan. Ia memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI untuk menambah armada dan memperkuat modal usaha. Selain itu, ia aktif menggunakan aplikasi BRImo untuk mengatur transaksi harian, menerima pembayaran, dan memantau arus kas secara real-time.
“Sekarang semua serba cepat. Dengan BRImo, pembayaran dari customer bisa langsung dicek dan dikonfirmasi tanpa harus ke bank,” ujarnya. Kemudahan layanan digital ini membuat operasional bisnis lebih efisien, terutama ketika transaksi datang dari berbagai daerah.
Awalnya, pasar utama adalah customer perorangan. Namun kini, Gus Adi juga bekerja sama dengan dealer mobil, showroom, hingga instansi perkantoran. Salah satu peluang besar datang dari kebutuhan mutasi karyawan antar daerah yang memerlukan pengiriman kendaraan. Hal ini menunjukkan bahwa jasa towing bukan hanya untuk kondisi darurat, tetapi juga bagian dari kebutuhan logistik modern.
Meski bisnisnya berkembang pesat, Gus Adi tetap menekankan pentingnya legalitas dan izin resmi. Ia tidak sembarangan menerima permintaan pemindahan kendaraan tanpa dokumen yang jelas. Menurutnya, bisnis towing adalah bisnis berbasis kepercayaan dan kecepatan. Dalam situasi darurat, pelanggan membutuhkan layanan yang responsif dan dapat diandalkan.
Perjalanan Gus Adi dari karyawan kantoran menjadi pengusaha towing sukses di Bali adalah bukti nyata bahwa peluang bisa datang dari hal sederhana. Dengan keberanian mencoba, konsistensi membangun jaringan, serta dukungan permodalan dan teknologi digital, ia berhasil mengubah “side job” menjadi bisnis utama yang terus melaju di tengah persaingan.
Kisah ini relevan bagi siapa saja yang ingin memulai usaha. Bahwa tidak ada bisnis yang terlalu kecil atau sepele jika dikelola dengan serius. Bahkan, usaha towing yang identik dengan situasi darurat bisa menjadi peluang emas untuk meraih kesuksesan. (blt)

Posting Komentar untuk "Kisah Inspiratif Gus Adi, Dari Karyawan Kantoran Jadi Pengusaha Sukses Towing Bali Berkat KUR BRI & BRImo"