ITDC Perkuat Keamanan Kawasan Wisata Nusa Dua dengan Dukungan Patroli Perairan Modern
Buletindewata.id,Badung - Industri pariwisata Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga citra dan kualitas destinasi unggulan. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Denpasar, meluncurkan langkah strategis berupa penguatan patroli perairan di kawasan wisata Nusa Dua.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas pengamanan, melainkan bagian dari strategi besar untuk memastikan bahwa Nusa Dua tetap menjadi destinasi berkelas dunia yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.
Di tengah gejolak global, termasuk konflik di Timur Tengah yang memengaruhi persepsi keamanan internasional, pelaku pariwisata Bali tetap optimis. Pasca kunjungan Kapolri ke kawasan Nusa Dua, ITDC bersama Satpolairud memperkuat sistem patroli laut dengan melibatkan personel gabungan.
Tim patroli menyisir garis pantai sepanjang kurang lebih 4 kilometer, memantau aktivitas wisata air, serta memastikan keberadaan kapal di sekitar kawasan tetap terkendali. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus meminimalisasi risiko kecelakaan laut yang meningkat saat libur panjang akhir pekan.
Sebagai bentuk nyata kolaborasi, ITDC menyerahkan bantuan sarana patroli laut kepada Satpolairud Pos The Nusa Dua. Bantuan tersebut berupa 1 unit rubber boat patroli, 1 unit mesin boat, ditambah 5 unit life jacket.
Dengan dukungan ini, sistem pengamanan kawasan perairan Nusa Dua semakin kuat. Kehadiran sarana modern memungkinkan patroli dilakukan lebih efektif, cepat, dan responsif terhadap berbagai potensi ancaman maupun kecelakaan.
Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, menegaskan bahwa keamanan adalah fondasi utama dalam menghadirkan destinasi berkelas dunia. “Keamanan yang didukung oleh sarana dan prasarana yang baik merupakan kunci dalam menghadirkan destinasi berkelas dunia. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan kawasan tetap aman, tertib, dan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan,” ujarnya.
Hal ini menegaskan ITDC tidak hanya berfokus pada pengembangan fasilitas wisata, tetapi juga pada aspek keamanan yang menjadi faktor penentu kepercayaan wisatawan internasional.
Kegiatan penguatan patroli turut dihadiri berbagai pihak, meliputi Kapolresta Denpasar, Kasat Polairud, Kapolsek Kuta Selatan, Kanit Patroli Laut, Kasubnit Gakkum, dan Kasubnit Binmasair.
Kehadiran lintas sektor ini menguatkan bahwa keamanan kawasan wisata bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil sinergi bersama antara pengelola kawasan, aparat kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya.
Sebagai destinasi unggulan, kawasan Nusa Dua mencatat 133.127 kunjungan wisatawan selama periode Lebaran, 13 hingga 27 Maret 2026. Momentum libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Jumat Agung hingga Paskah diprediksi kembali meningkatkan okupansi hotel hingga 70 persen.
Dengan sistem keamanan yang semakin kuat, wisatawan merasa lebih nyaman dan percaya untuk berkunjung. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan jumlah kunjungan, okupansi hotel, serta perputaran ekonomi lokal.
Melalui langkah ini, ITDC menegaskan perannya sebagai pengelola kawasan pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada fasilitas, tetapi juga pada keamanan dan keselamatan.
Penguatan sistem patroli perairan menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan destinasi wisata harus dilakukan secara holistik, mencakup keamanan untuk menjamin kenyamanan wisatawan, keselamatan yang dapat meminimalisasi risiko kecelakaan laut, ketertiban dalam menjaga aktivitas wisata tetap terkendali, serta kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak untuk hasil optimal.
Adanya dukungan sarana patroli modern, kolaborasi lintas sektor, serta komitmen ITDC dalam menjaga keamanan, kawasan Nusa Dua semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata unggulan dunia.
Keamanan bukan hanya kebutuhan, tetapi juga investasi jangka panjang yang memastikan keberlanjutan pariwisata Bali. Wisatawan yang merasa aman akan kembali berkunjung, merekomendasikan destinasi kepada orang lain, dan menjadi bagian dari promosi alami yang sangat berharga.
Langkah ITDC sekaligus menjadi jawaban atas tantangan global, menegaskan bahwa Indonesia mampu menghadirkan destinasi wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga aman, tertib, dan berdaya saing internasional. (blt)



Posting Komentar untuk "ITDC Perkuat Keamanan Kawasan Wisata Nusa Dua dengan Dukungan Patroli Perairan Modern"