Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Super Flu Jadi Perhatian Nasional, Tapi Badung Masih Aman, Dinkes Imbau Warga Tetap Tenang dan Terapkan PHBS

Super Flu Jadi Perhatian Nasional, Tapi Badung Masih Aman, Dinkes Imbau Warga Tetap Tenang dan Terapkan PHBS


Buletindewata.id, Badung - Fenomena Super Flu atau varian baru dari virus influenza A (H3N2) subclade K tengah menjadi sorotan nasional. Kekhawatiran masyarakat meningkat seiring dengan pemberitaan mengenai penyebaran virus ini di beberapa wilayah Indonesia. Namun, hingga saat ini, Kabupaten Badung, Bali, masih dinyatakan aman dari ancaman Super Flu. Dinas Kesehatan Kabupaten Badung memastikan belum ada satu pun laporan kasus yang terkonfirmasi di wilayah tersebut.

Super Flu adalah istilah yang digunakan untuk menyebut varian baru dari virus influenza A, khususnya subclade H3N2. Virus ini dikenal memiliki tingkat penularan yang tinggi dan gejala yang lebih berat dibandingkan flu biasa. Gejala awal yang sering muncul meliputi demam tinggi, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan kelelahan. Dalam beberapa kasus, infeksi ini dapat berkembang menjadi komplikasi serius, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita penyakit kronis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr. Made Padma Puspita, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus Super Flu di wilayahnya. Baik dari laporan fasilitas kesehatan maupun hasil pemantauan rutin, tidak ada indikasi penyebaran virus tersebut di Badung. Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di seluruh lini pelayanan kesehatan.

“Virus flu memang selalu ada, namun yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga daya tahan tubuh. Pola hidup bersih dan sehat (PHBS), konsumsi makanan bergizi, serta olahraga teratur adalah kunci utama untuk mencegah penularan,” ujar dr. Padma.

Sebagai langkah antisipatif, pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali telah mengaktifkan thermo scanner di terminal kedatangan internasional dan domestik. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang yang datang dari luar negeri maupun antar daerah. Deteksi suhu tubuh menjadi metode awal untuk mengidentifikasi gejala demam, yang merupakan salah satu tanda awal infeksi virus, termasuk Super Flu.

Langkah ini merupakan bagian dari sistem kewaspadaan dini yang diterapkan oleh pemerintah daerah dan otoritas bandara untuk mencegah masuknya virus ke wilayah Bali, khususnya Kabupaten Badung yang menjadi salah satu destinasi wisata utama di Indonesia.

Imbauan Penting untuk Masyarakat

Dinas Kesehatan Badung mengimbau masyarakat untuk tidak panik menghadapi isu Super Flu. Kepanikan justru dapat berdampak negatif, terutama bagi penderita penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan jantung. Stres dan kecemasan berlebih dapat memperburuk kondisi kesehatan mereka.

Sebagai bentuk pencegahan, masyarakat diminta untuk menggunakan masker, terutama saat sedang sakit atau berada di tempat umum, menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan dengan sabun secara rutin, menjaga jarak dan menghindari kerumunan jika merasa tidak sehat, mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Berolahraga secara teratur dan cukup istirahat. segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala flu seperti demam, batuk, pilek, atau nyeri tenggorokan.

Fasilitas kesehatan di Kabupaten Badung telah disiagakan untuk menghadapi kemungkinan munculnya kasus Super Flu. Tenaga medis telah diberikan pelatihan dan informasi terbaru mengenai penanganan kasus influenza A varian H3N2. Selain itu, sistem pelaporan dan pemantauan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) juga terus diaktifkan untuk mendeteksi gejala secara cepat dan akurat.

Masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran virus. Kesadaran kolektif untuk menerapkan PHBS dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sangat dibutuhkan. Dalam era digital seperti sekarang, hoaks dan informasi palsu dapat menyebar dengan cepat dan menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

Dinas Kesehatan Badung juga mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas sumbernya. Jika ada pertanyaan atau kekhawatiran, masyarakat dapat menghubungi puskesmas atau layanan kesehatan terdekat.(blt)

Posting Komentar untuk "Super Flu Jadi Perhatian Nasional, Tapi Badung Masih Aman, Dinkes Imbau Warga Tetap Tenang dan Terapkan PHBS"