Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bali Solidity Security Association (BSSA) Resmi Kukuhkan Pengurus Baru dan Luncurkan Logo Baru

Bali Solidity Security Association (BSSA) Resmi Kukuhkan Pengurus Baru dan Luncurkan Logo Baru


Buletindewata.id, Denpasar – Bali Solidity Security Association (BSSA), asosiasi sekuriti pertama di Indonesia yang berfokus pada sektor pariwisata, hari ini resmi mengukuhkan pengurus periode 2026–2031 sekaligus meluncurkan logo baru dalam sebuah acara di Denpasar, Rabu, 25 Januari 2026. BSSA, yang berdiri sejak tahun 2007 di bawah naungan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, telah berkontribusi besar dalam menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan di Pulau Dewata.

Dengan 91 anggota aktif yang terdiri dari sekuriti hotel, restoran, dan usaha pariwisata lainnya, BSSA menjadi garda terdepan dalam pelayanan keamanan. Para anggota kerap menghadapi berbagai persoalan di lapangan, mulai dari wisatawan yang tidak membayar saat menginap di hotel, hingga masalah transaksi kartu kredit dan debit yang gagal.

Ketua BSSA periode 2026–2031, Putu Ngurah Suadnyana, menegaskan bahwa asosiasi ini hadir sebagai wadah profesionalisme dan peningkatan kompetensi bagi para sekuriti di sektor pariwisata.

“Sebagai bagian dari pariwisata, kita memiliki tanggung jawab bersama untuk mendukung keberlanjutan. Pariwisata berkelanjutan membutuhkan rasa aman, nyaman, dan tertib untuk menumbuhkan citra positif destinasi. BSSA hadir untuk memperkuat peran sekuriti sebagai mitra strategis dalam mendukung pariwisata Bali,” ujar Ngurah Suadnyana.

Bali Solidity Security Association (BSSA) Resmi Kukuhkan Pengurus Baru dan Luncurkan Logo Baru


Dirbinmas Polda Bali, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, menyampaikan bahwa Polri memandang BSSA sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Melalui pengukuhan BSSA ini, kami berharap profesionalisme dan kompetensi anggota semakin meningkat. Sinergi dengan kepolisian dan pemerintah daerah akan memperkuat keamanan pariwisata Bali,” katanya.

Ketua BPD PHRI Bali, Tjok Oka Artha Ardana Sukawati, menambahkan bahwa BSSA merupakan terobosan penting bagi dunia pariwisata Indonesia.

“Peran sekuriti kini tidak lagi sebatas penjaga. Mereka berkembang menjadi garda terdepan dalam pelayanan keamanan, sekaligus mitra strategis pemerintah dan dunia usaha pariwisata,” ujarnya.

BSSA menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pariwisata berkelanjutan. Dengan meningkatkan kompetensi anggota dan memperkuat sinergi bersama pemerintah, kepolisian, dan pelaku usaha, BSSA berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, sekaligus memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Bali Solidity Security Association (BSSA) adalah asosiasi sekuriti pertama di Indonesia yang berdiri sejak tahun 2007 di Bali. Bernaung di bawah PHRI Bali, BSSA memiliki 91 anggota aktif yang terdiri dari sekuriti hotel, restoran, dan usaha pariwisata lainnya. BSSA berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi anggotanya dalam mendukung pariwisata berkelanjutan.(blt)

Posting Komentar untuk "Bali Solidity Security Association (BSSA) Resmi Kukuhkan Pengurus Baru dan Luncurkan Logo Baru"