Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pemerintah Badung Pastikan Kesehatan Ribuan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Terjamin Aman dan Berkualitas

Pemerintah Badung Pastikan Kesehatan Ribuan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Terjamin Aman dan Berkualitas


Buletindewata.id, Badung - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan komitmennya untuk memastikan kualitas dan kesehatan ribuan hewan kurban tetap terjaga dengan baik. Melalui serangkaian pemeriksaan ketat yang dilakukan di puluhan titik lokasi, ribuan sapi dan kambing diperiksa secara menyeluruh oleh tim kesehatan yang terdiri dari ratusan dokter hewan, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, serta tenaga kesehatan mandiri. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa daging kurban yang akan dikonsumsi masyarakat benar-benar aman, sehat, dan bebas dari penyakit menular strategis.

Berdasarkan data resmi dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, ketersediaan hewan kurban tahun ini mencapai 7.665 ekor dari total populasi 33.978 ekor sapi dan kambing yang ada di wilayah Badung. Angka ini menunjukkan kesiapan daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha. Dari sisi harga, sapi hidup di Badung berkisar antara Rp48.000 hingga Rp52.000 per kilogram, sementara harga daging sapi berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram. Pemerintah memastikan bahwa harga tetap terkendali dan kualitas tetap menjadi prioritas utama.

Pemerintah Badung Pastikan Kesehatan Ribuan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Terjamin Aman dan Berkualitas


Untuk menjaga kualitas hewan kurban agar bebas dari penyakit menular strategis, pemeriksaan dilakukan di 62 titik lokasi. Pemeriksaan ini melibatkan 60 petugas Dinas Pertanian dan Pangan, 100 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, serta 24 dokter hewan mandiri dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI). Mereka bekerja sama secara intensif untuk memastikan bahwa seluruh proses pemotongan hewan kurban berjalan sesuai standar kesehatan dan protokol yang berlaku. Tahun ini, jumlah hewan kurban yang akan dipotong di Kabupaten Badung mencapai 1.564 ekor, terdiri dari sapi dan kambing.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, S.P., M.Si., menegaskan bahwa seluruh pemeriksaan dilakukan sesuai dengan prosedur tetap (protap). “Sesuai dengan protap itu, diperiksa segala macam, ada tim-timnya ini,” ungkap beliau. Pemeriksaan dilakukan secara ante mortem yang dimulai sejak 26 Mei 2026, serta post mortem yang berlangsung pada 27 hingga 29 Mei 2026. Dengan adanya pemeriksaan ketat ini, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang dan yakin bahwa daging kurban yang mereka konsumsi benar-benar aman dan berkualitas.

Pemerintah Badung Pastikan Kesehatan Ribuan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Terjamin Aman dan Berkualitas


Selain pemeriksaan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Badung juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait pemilihan hewan kurban yang sehat. Sosialisasi dilakukan agar masyarakat lebih memahami ciri-ciri hewan kurban yang layak, seperti kondisi fisik yang prima, tidak menunjukkan gejala penyakit, serta memiliki bobot yang sesuai standar. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan hewan kurban.

Pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan, kelompok masyarakat, dan lembaga pendidikan, untuk memastikan distribusi daging kurban berjalan lancar dan merata. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan tidak hanya aspek kesehatan yang terjamin, tetapi juga aspek sosial berupa pemerataan distribusi daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

Langkah strategis ini sejalan dengan visi Kabupaten Badung dalam menjaga ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Pemerintah menilai bahwa Idul Adha bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, seluruh proses pengadaan, pemeriksaan, hingga distribusi hewan kurban dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan transparansi.

Pemerintah Badung Pastikan Kesehatan Ribuan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Terjamin Aman dan Berkualitas

Lebih jauh, Pemerintah Kabupaten Badung juga menyiapkan mekanisme pengawasan berlapis untuk memastikan tidak ada hewan kurban yang lolos dari pemeriksaan kesehatan. Tim kesehatan hewan dilengkapi dengan peralatan modern untuk mendeteksi gejala penyakit secara dini. Pemeriksaan ante mortem dilakukan untuk memastikan kondisi hewan sebelum disembelih, sementara pemeriksaan post mortem dilakukan setelah pemotongan untuk memastikan daging benar-benar layak konsumsi. Dengan sistem ini, potensi penyebaran penyakit dapat diminimalisir secara maksimal.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Badung juga memperhatikan aspek kesejahteraan hewan. Hewan kurban dipastikan mendapatkan perlakuan yang baik sebelum disembelih, sesuai dengan prinsip animal welfare. Hal ini tidak hanya penting dari sisi kesehatan, tetapi juga dari sisi etika dan ajaran agama yang menekankan perlakuan baik terhadap hewan kurban.

Dengan segala upaya yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Badung berharap masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan penuh khidmat, aman, dan sehat. Momentum Idul Adha diharapkan menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga kualitas hewan kurban di tahun-tahun mendatang, sehingga masyarakat selalu merasa tenang dan yakin dalam melaksanakan ibadah kurban.(blt)

Posting Komentar untuk "Pemerintah Badung Pastikan Kesehatan Ribuan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Terjamin Aman dan Berkualitas"