Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mario Aji dan Veda Ega Awali Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan Liburan ke Bali

Mario Aji dan Veda Ega Awali Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan Liburan ke Bali

Buletindewata.id, Badung - Dua pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, resmi tiba di Tanah Air untuk memulai rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kedatangan mereka disambut hangat oleh masyarakat, sekaligus menjadi momentum penting dalam perjalanan menuju ajang balap bergengsi dunia yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.  

Namun sebelum memasuki sesi latihan intensif di Sirkuit Mandalika, kedua pembalap kelas dunia ini memilih untuk mengisi waktu dengan berlibur di Pulau Dewata, Bali. Liburan tersebut bukan sekadar rekreasi, melainkan juga bagian dari strategi pemulihan fisik dan mental setelah menjalani jadwal balap yang padat di Eropa.  

Bali Jadi Destinasi Relaksasi Para Pembalap Dunia

Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama mengunjungi kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali, salah satu destinasi unggulan yang dikenal dengan keindahan pantai, kuliner khas, serta budaya lokal yang autentik.  

Selama berada di Nusa Dua, mereka menikmati berbagai aktivitas menyantap kuliner khas Bali yang kaya rasa, berbelanja oleh-oleh di Bali Collection, pusat belanja ikonik di kawasan Nusa Dua, mencoba layanan sketsa wajah yang menjadi daya tarik wisatawan, memainkan alat musik tradisional bambu, rindik, yang menghadirkan nuansa budaya Bali, hingga menikmati panorama pesisir Nusa Dua yang menenangkan.  

Menurut Mario Suryo Aji, suasana Bali memberikan ketenangan yang berbeda dibandingkan kehidupan di kota besar. “Ya karena hampir tiap minggu kan balapan jadi penting, apalagi jauh dari keluarga, rasanya di Bali damai, senang, dan asri, bersih. Beda saja biasanya ada gedung tinggi dan polusi, tapi di sini kan tidak ada,” ungkapnya.  

Sementara itu, Veda Ega Pratama menambahkan bahwa liburan di Bali menjadi momen penting untuk refreshing. “Liburan ini penting untuk refreshing biar nggak stres. Jadi pulang ke rumah itu termasuk liburan bagi kita, karena kita jauh dari keluarga dan tinggal di Spanyol. Ini dua kali ke Bali, dulu ke Bali pas masih kecil,” ujarnya.  

Mario Aji dan Veda Ega Awali Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan Liburan ke Bali

Sport Tourism, Sinergi Olahraga dan Pariwisata

Kunjungan Mario dan Veda ke Bali bukan hanya sekadar liburan pribadi. Kehadiran mereka juga menjadi bagian dari strategi sport tourism Indonesia, yang menggabungkan olahraga kelas dunia dengan promosi destinasi wisata unggulan.  

Vice President Commercial & Relation The Nusa Dua sekaligus Komite Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Made Purnama Damayanti, menyampaikan bahwa kedua pembalap ini adalah representasi Duta Olahraga Indonesia. “Harapannya dengan kunjungan pembalap ini kita lebih mengenalkan destinasi-destinasi wisata dan memberikan experience khususnya kepada Mario Suryo Aji dan Veda Ega ini untuk merasakan bagaimana relaksasi sebagai Duta Olahraga Indonesia untuk ajang Sport Tourism di Indonesia. Tentunya ini juga merupakan sebuah kebanggaan bagi kami, mereka bisa merasakan seperti apa kawasan Nusa Dua,” tutur Purnama Damayanti.  

Dengan demikian, liburan di Bali diharapkan dapat memberikan pengalaman relaksasi sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah ajang balap internasional.  

Mario Aji dan Veda Ega Awali Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan Liburan ke Bali

Persiapan Menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Setelah menikmati waktu berlibur di Bali dan Yogyakarta, Mario dan Veda akan segera kembali menjalani latihan intensif di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB. Latihan ini menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, yang akan mempertemukan para pembalap terbaik dunia.  

Veda Ega Pratama akan berlaga di kelas Moto3, sebuah kategori yang dikenal dengan persaingan ketat dan menjadi ajang pembuktian bagi talenta muda. Sementara, Mario Suryo Aji akan tampil di kelas Moto2, kategori menengah yang menjadi jembatan menuju kelas utama MotoGP.  

Kehadiran dua pembalap Indonesia di ajang ini bukan hanya kebanggaan nasional, tetapi juga bukti nyata bahwa Indonesia mampu melahirkan talenta balap yang bersaing di level dunia.  

Kedatangan Mario dan Veda serta penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika memiliki dampak bagi Indonesia antara lain sebagai promosi pariwisata Bali dan Lombok akan semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Kehadiran wisatawan domestik dan mancanegara akan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata, kuliner, dan UMKM.  

Mario dan Veda menjadi teladan bagi anak muda Indonesia untuk berani bermimpi dan berprestasi di kancah internasional. Dengan demikian, Indonesia semakin diperhitungkan sebagai negara yang mampu menyelenggarakan ajang olahraga internasional dengan standar tinggi.  

Mario Aji dan Veda Ega Awali Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan Liburan ke Bali

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan digelar pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB. Ajang ini merupakan bagian dari kalender resmi MotoGP dan Moto2, serta menjadi salah satu event olahraga terbesar di Asia Tenggara.  

Dengan kapasitas sirkuit yang modern, pemandangan alam yang menakjubkan, serta dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, Mandalika siap menjadi tuan rumah yang membanggakan.(blt)




Posting Komentar untuk "Mario Aji dan Veda Ega Awali Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan Liburan ke Bali"