Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BRI Nusa Dua Eco Market Momentum Strategis UMKM Bali di Tengah Perayaan Kemerdekaan

 

BRI Nusa Dua Eco Market Momentum Strategis UMKM Bali di Tengah Perayaan Kemerdekaan

Buletindewata.id, Badung - Semarak HUT ke-81 RI, Eco Market Nusa DuaSemarak HUT ke-81 Republik Indonesia di Nusa Dua, Bali, menjadi momentum strategis bagi kebangkitan UMKM lokal sekaligus penguatan pariwisata berkelanjutan.

Melalui BRI Nusa Dua Eco Market, hasil kolaborasi antara PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., perayaan kemerdekaan tidak hanya menumbuhkan semangat nasionalisme, tetapi juga menghadirkan ruang kolaborasi yang memperkuat ekonomi kreatif, memperluas pasar UMKM, serta mendukung positioning Bali sebagai destinasi kelas dunia.

Kegiatan yang digelar pada 8–9 Agustus 2026 di Sidewalk Peninsula Island, The Nusa Dua, Bali, menghadirkan lebih dari 50 tenant. Mereka terdiri atas pelaku UMKM, komunitas kreatif, hingga penyedia produk ramah lingkungan. Produk yang ditawarkan beragam sayur mayur, bumbu dapur, bahan pokok, telur, fesyen, perhiasan, makanan, dan minuman. Semua dijual dengan kualitas terjamin dan harga terjangkau, menjadikan Eco Market sebagai simbol nyata kebangkitan ekonomi lokal.

BRI Nusa Dua Eco Market Momentum Strategis UMKM Bali di Tengah Perayaan Kemerdekaan

Bagi pelaku UMKM, kesempatan ini bukan sekadar berjualan, melainkan juga membangun jejaring, memperluas akses pasar, dan memperkuat perputaran ekonomi daerah.“Saya sebenarnya pengerajin rumahan, tidak punya toko. Lewat kegiatan ini saya bisa memperkenalkan produk saya kepada masyarakat luas,” ungkap I Made Wardanaputra, pengrajin perak asal Gianyar.

Hal senada disampaikan Luh Wayan Sriadi, pelaku usaha tenun Bali asal Jembrana. Menurutnya event seperti ini sangat membantu dirinya dalam memasarkan dan mempromosikan produk. Harapan kami ke depan, semakin banyak event seperti ini agar perputaran ekonomi semakin baik,” ujarnya.

Direktur Komersial & Marketing ITDC, Febrina Mediana, menegaskan bahwa BRI Nusa Dua Eco Market bukan sekadar acara, melainkan bagian dari strategi jangka panjang ITDC dalam mengembangkan kawasan pariwisata.“BRI Nusa Dua Eco Market 2026 bukan sekadar sebuah event, melainkan bagian dari strategi ITDC dalam memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai living destination yang menghadirkan manfaat nyata bagi pariwisata, ekonomi lokal, dan lingkungan,” jelasnya.

Menurut Febrina, destinasi berkelas dunia tidak hanya diukur dari kualitas infrastruktur dan layanan, tetapi juga dari kemampuan menciptakan nilai bersama (shared value) bagi masyarakat. “Melalui kolaborasi dengan BRI, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang membuka peluang lebih luas bagi UMKM, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Bali kepada wisatawan domestik maupun mancanegara,” tambahnya.

BRI Nusa Dua Eco Market Momentum Strategis UMKM Bali di Tengah Perayaan Kemerdekaan

Keberlanjutan menjadi nilai penting dalam penyelenggaraan Eco Market. ITDC dan BRI menggandeng Waste4Change sebagai mitra pengelolaan sampah. Sistem pengelolaan sampah terintegrasi diterapkan mulai dari pemilahan hingga pasca kegiatan, sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).Langkah ini tidak hanya mendukung pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, tetapi juga mengajak masyarakat memahami pentingnya ekonomi sirkular dan gaya hidup berkelanjutan. “Kami ingin Eco Market tidak hanya menjadi ruang transaksi ekonomi, tetapi juga ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan,” ujar perwakilan Waste4Change.

Keterlibatan UMKM dalam Eco Market tidak hanya membuka peluang pasar baru, tetapi juga mendukung pengelola kawasan wisata dalam menghadirkan pengalaman menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

BRI Nusa Dua Eco Market Momentum Strategis UMKM Bali di Tengah Perayaan Kemerdekaan

Dengan positioning sebagai Bali’s Finest Family-Friendly Resort Haven, The Nusa Dua semakin kokoh sebagai destinasi yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan upaya mendorong pariwisata Indonesia agar semakin berkualitas dan berdaya saing global.“Kami percaya bahwa pariwisata yang berkelanjutan harus melibatkan masyarakat lokal. UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah, dan melalui Eco Market, kami ingin memastikan mereka mendapat ruang untuk tumbuh bersama pariwisata,” tegas Febrina.

Semarak HUT ke-81 RI di Nusa Dua melalui BRI Eco Market menjadi bukti nyata bahwa perayaan kemerdekaan dapat dimaknai lebih luas: bukan hanya menumbuhkan semangat nasionalisme, tetapi juga menguatkan UMKM, memperkuat jejaring ekonomi lokal, dan menghadirkan pariwisata berkelas dunia yang berkelanjutan.Dengan kolaborasi lintas sektor, Bali menunjukkan bahwa kemerdekaan bukan sekadar simbol, melainkan energi besar untuk membangun ekonomi kreatif, menjaga budaya, dan menciptakan masa depan pariwisata yang inklusif.(blt)

Posting Komentar untuk "BRI Nusa Dua Eco Market Momentum Strategis UMKM Bali di Tengah Perayaan Kemerdekaan"