Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jelang Pelantikan, Ketua Terpilih PMI Tabanan I Made Dirga Kumpulkan Pengurus Baru untuk Sinergi Kemanusiaan 2025–2030

Jelang Pelantikan, Ketua Terpilih PMI Tabanan I Made Dirga Kumpulkan Pengurus Baru untuk Sinergi Kemanusiaan 2025–2030


Buletindewata.id, Tabanan – Menjelang pelantikan resmi Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan periode 2025–2030, Ketua terpilih I Made Dirga mengambil langkah strategis dengan menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pengurus baru. Rapat penting ini berlangsung pada Selasa, 30 Desember 2025, bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati Tabanan, dan menjadi momentum awal untuk membangun sinergi, menyatukan visi, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan misi kemanusiaan di Bumi Lumbung Beras Bali.

Rapat yang berlangsung hangat dan penuh semangat ini dihadiri oleh para pengurus inti, Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Tabanan, serta sejumlah tokoh penting dalam struktur organisasi. Agenda utama yang dibahas adalah persiapan teknis dan substansi pelantikan pengurus baru yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 9 Januari 2026 mendatang. Namun lebih dari itu, pertemuan ini juga menjadi ajang perkenalan antar pengurus baru, sekaligus forum penyamaan persepsi untuk menyusun langkah-langkah strategis lima tahun ke depan.

Ketua terpilih I Made Dirga menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang solid dan kolaboratif sejak awal. “Kita tidak hanya berbicara soal pelantikan, tapi juga bagaimana kita bisa langsung tancap gas menjalankan program-program kemanusiaan yang menyentuh masyarakat. PMI harus hadir sebagai garda terdepan dalam setiap situasi darurat dan kebutuhan sosial,” tegasnya.

Dalam kepengurusan periode 2025–2030, I Made Dirga akan memimpin PMI Kabupaten Tabanan dengan didampingi dua sosok wakil ketua yang memiliki latar belakang dan pengalaman mumpuni, yakni dr. Arya Putra Manuaba dan I Wayan Ariasa. Kombinasi ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi serta memperluas jangkauan pelayanan PMI di berbagai sektor.

Posisi sekretaris dipercayakan kepada I Gusti Putu Wartama, yang dikenal sebagai figur organisatoris dengan rekam jejak panjang dalam kegiatan sosial. Sementara itu, tanggung jawab sebagai bendahara diemban oleh I Nyoman Sukawirma, yang memiliki reputasi baik dalam pengelolaan keuangan lembaga sosial.

Kehadiran para tokoh Dewan Kehormatan seperti Ida Bagus Oka Mahendra, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, dan dr. I Gede Sudiarta turut memberikan warna dan legitimasi moral bagi kepengurusan baru. Mereka diharapkan menjadi penyeimbang dan penasihat strategis dalam pengambilan keputusan penting organisasi.

Rapat juga dihadiri oleh Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tabanan, dr. Nyoman Sumardika, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Markas PMI Tabanan, Satrio Sabariman. Keterlibatan mereka menandakan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat pelayanan PMI, khususnya dalam hal kesiapsiagaan bencana, pelayanan donor darah, dan edukasi masyarakat tentang pentingnya solidaritas sosial.

“PMI bukan hanya tentang donor darah. Kita juga punya peran besar dalam penanggulangan bencana, edukasi kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat. Maka dari itu, sinergi antar bidang dan dukungan dari semua pihak sangat krusial,” ujar dr. Nyoman Sumardika.

Pelantikan pengurus baru PMI Tabanan yang akan digelar pada 9 Januari 2026 mendatang bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, momen ini akan menjadi titik tolak bagi transformasi organisasi menuju arah yang lebih profesional, responsif, dan inklusif. Dengan mengusung semangat “PMI Hadir untuk Semua”, kepengurusan baru berkomitmen untuk memperluas jangkauan pelayanan hingga ke pelosok desa, menjangkau kelompok rentan, serta memperkuat kapasitas relawan dalam menghadapi tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks.

I Made Dirga menambahkan bahwa pelantikan nanti akan dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan mitra strategis PMI. “Kami ingin pelantikan ini menjadi simbol kebersamaan dan kesiapan kita untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Dalam periode kepemimpinan 2025–2030, PMI Kabupaten Tabanan menargetkan sejumlah program prioritas yang berfokus pada peningkatan kapasitas relawan melalui pelatihan berkelanjutan dan sertifikasi kompetensi, penguatan layanan donor darah dengan sistem digitalisasi dan perluasan jangkauan ke komunitas, respons cepat bencana dengan membentuk tim reaksi cepat dan memperkuat logistik darurat, edukasi masyarakat tentang kesehatan, pertolongan pertama, dan mitigasi bencana berbasis komunitas, serta kolaborasi dengan UMKM dan komunitas lokal dalam program pemberdayaan ekonomi pasca-bencana.

Langkah-langkah ini sejalan dengan misi besar PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang netral, independen, dan berlandaskan pada prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

Masyarakat Tabanan menyambut baik semangat baru yang diusung oleh kepengurusan PMI periode ini. Banyak pihak berharap agar PMI semakin aktif dalam menjawab kebutuhan sosial, terutama di tengah tantangan perubahan iklim, bencana alam, dan dinamika sosial yang terus berkembang.

“PMI adalah mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat. Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan PMI semakin erat, demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar salah satu perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Tabanan.

Salah satu fokus utama dalam kepemimpinan I Made Dirga adalah membangun sistem tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Hal ini mencakup pengelolaan dana, pelaporan kegiatan, serta keterbukaan informasi kepada publik. Dengan sistem yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap PMI akan semakin meningkat, yang pada akhirnya berdampak pada keberhasilan program-program kemanusiaan.

“Kita ingin menjadikan PMI sebagai organisasi yang modern, terbuka, dan dipercaya oleh masyarakat. Setiap rupiah yang masuk harus bisa dipertanggungjawabkan, dan setiap kegiatan harus berdampak nyata,” tegas Dirga.

Menuju PMI Tabanan yang Tangguh, Responsif, dan Inklusif

Dengan komposisi pengurus yang solid dan beragam, PMI Kabupaten Tabanan siap melangkah lebih jauh dalam menjalankan misi kemanusiaan. Kepemimpinan I Made Dirga diharapkan mampu membawa semangat baru, inovasi, dan pendekatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Langkah awal yang ditunjukkan melalui rapat koordinasi ini menjadi sinyal positif bahwa PMI Tabanan tidak hanya siap dilantik, tetapi juga siap bekerja. Dengan semangat gotong royong, profesionalisme, dan dedikasi tinggi, PMI Tabanan menatap masa depan dengan optimisme dan tekad kuat untuk menjadi pilar kemanusiaan yang tangguh di Kabupaten Tabanan.(blt)


Posting Komentar untuk "Jelang Pelantikan, Ketua Terpilih PMI Tabanan I Made Dirga Kumpulkan Pengurus Baru untuk Sinergi Kemanusiaan 2025–2030"