Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Japan Live di Trans Studio Bali, Coswalk Competition Jadi Daya Tarik Pengunjung

Japan Live di Trans Studio Bali, Coswalk Competition Jadi Daya Tarik Pengunjung


Buletindewata.id, Denpasar - Libur sekolah tahun ini semakin semarak dengan hadirnya berbagai atraksi wisata di Pulau Dewata. Salah satu destinasi yang menjadi sorotan adalah Trans Studio Theme Park Bali, taman hiburan indoor terbesar di Bali yang berlokasi di kawasan strategis Kuta. Menyambut periode liburan sekolah sekaligus Hari Raya Galungan, Trans Studio Bali menghadirkan sebuah event spektakuler bertajuk “Japan Live”, sebuah perayaan budaya Jepang yang penuh warna, kreatif, dan interaktif.

Event ini menjadi magnet bagi kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, khususnya para pecinta budaya Jepang, anime, dan cosplay. Japan Live Festival menghadirkan suasana layaknya di negeri Sakura dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari pertunjukan seni, kompetisi cosplay, hingga pameran budaya Jepang yang autentik.

Salah satu highlight acara adalah Coswalk Competition yang diikuti oleh 47 cosplayer berbakat. Para peserta tampil memukau dengan kostum kreatif yang merepresentasikan karakter favorit mereka dari anime, manga, maupun game populer. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah ekspresi seni dan kreativitas bagi komunitas cosplay di Bali.

General Manager Trans Studio Bali, I Nyoman Sutarjana, menjelaskan bahwa Japan Live merupakan event bertema Jepang pertama yang digelar di Trans Studio Bali. “Acara ini kami hadirkan untuk memberikan ruang bagi komunitas pecinta budaya Jepang di Bali agar bisa berekspresi sekaligus menghibur pengunjung. Kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda yang tidak hanya seru tetapi juga edukatif,” ujarnya.

Momentum libur sekolah selalu menjadi periode emas bagi industri pariwisata di Bali. Tahun lalu, rata-rata kunjungan harian ke Trans Studio Bali mencapai 1.200 hingga 1.500 orang per hari. Tahun ini, manajemen menargetkan peningkatan jumlah pengunjung lebih tinggi dari sebelumnya.

“Kami optimis libur sekolah tahun ini akan lebih ramai. Mudah-mudahan target tersebut bisa tercapai,” tambah Sutarjana. Ia juga menekankan bahwa pola kunjungan wisatawan di Trans Studio Bali sangat dipengaruhi oleh musim liburan. Saat libur sekolah maupun hari raya keagamaan, wisatawan domestik mendominasi hingga 70 persen, sementara wisatawan mancanegara sekitar 30 persen. Sebaliknya, di hari biasa, wisatawan asing bisa mencapai 70 persen, dengan mayoritas berasal dari Australia dan India.

Head of Marketing Communications Trans Entertainment, Triya Filia Santi, menambahkan bahwa Japan Live dikemas sebagai festival budaya Jepang yang menyuguhkan berbagai rangkaian kegiatan menarik. “Japan Live bukan sekadar pertunjukan, tetapi sebuah perayaan budaya Jepang yang mampu mengajak pengunjung merasakan atmosfer layaknya berada di Tokyo atau Kyoto. Mulai dari musik, tarian, kuliner, hingga coswalk, semuanya dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan,” jelasnya.

Semua kegiatan ini dirancang agar pengunjung dari berbagai kalangan, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa, dapat menikmati pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif.

Japan Live di Trans Studio Bali, Coswalk Competition Jadi Daya Tarik Pengunjung

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Bali, Trans Studio Theme Park Bali menawarkan berbagai wahana seru yang bisa dinikmati sepanjang tahun. Dengan konsep indoor, pengunjung tidak perlu khawatir dengan cuaca, sehingga tetap bisa berlibur dengan nyaman meski hujan turun.

Beberapa wahana favorit di Trans Studio Bali antara lain,.roller Coaster Indoor dengan sensasi adrenalin yang memacu semangat. Simulator Virtual Reality yang membawa pengunjung menjelajahi dunia fantasi. Pertunjukan Teater Interaktif yang menggabungkan teknologi modern dengan seni pertunjukan, hingga zona Anak dengan wahana ramah keluarga yang aman dan menyenangkan.  

Kehadiran Japan Live di Trans Studio Bali tidak hanya memberikan hiburan bagi pengunjung, tetapi juga berdampak positif bagi pariwisata Bali secara keseluruhan. Event ini memperkaya ragam atraksi wisata di Bali yang selama ini identik dengan pantai, alam, dan budaya lokal. Dengan adanya destinasi indoor bertema internasional, Bali semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Selain itu, event ini juga membuka peluang bagi komunitas lokal untuk berkolaborasi dan menunjukkan kreativitas mereka. Cosplayer, seniman, dan pelaku usaha kuliner Jepang di Bali mendapat kesempatan untuk tampil dan memperkenalkan karya mereka kepada audiens yang lebih luas.

“Japan Live adalah kesempatan langka untuk menikmati budaya Jepang tanpa harus jauh-jauh ke Tokyo. Kami ingin semua pengunjung merasakan pengalaman yang berbeda, penuh warna, dan tentunya menyenangkan,” tutup Triya Filia Santi.(blt)



Posting Komentar untuk "Japan Live di Trans Studio Bali, Coswalk Competition Jadi Daya Tarik Pengunjung "